menangislah semampu air mata mu.
teriaklah sekuat pita suaramu.
persetan dengan omongan mereka diluar sana.
tidak ada hati yang benar-benar baik setelah di patahkan, langit saja membutuhkan waktu untuk menghadirkan pelangi setelah hujan.
banyak orang punya pandangan aneh tentang bersedih setelah patah hati, seakan kamu adalah manusia terbodoh di dunia ini. seakan kamu harus cepat-cepat bahagia setelah patah hati.
Tapi tidak, seperti hujan di tepi senja, kamu harus membiarkan setiap sedih yang ada.
setiap kematian butuh peratapan, begitupun cinta yang telah mati.
maka lakukanlah apa yang orang patah hati lakukan,
menangis hingga kamu tidak bisa mendengar suaramu sendiri,
makan coklat sebanyak-banyak nya
mandi air panas hingga jarimu pucat.
pergi ke cafe dengan tatapan nanar, pesan 1 buah es teh manis, karena kopi mungkin terlalu pahit untuk di minum di saat seperti ini.
izikan diri mu untuk bersedih.
menangislah seakan ini yang terakhir kali nya kamu di kecewakan seseorang
menangislah seakan kamu lupa caranya berharap
teruntuk orang yang baru patah hati,
saat kamu bosan dengan dirimu yang bersedih.
inilah saatnya kamu mengangkat kepalamu kembali.
mulai dengan hal yang mudah,
kamu bisa mencoba mengambil gitar dan mengambil nada-nada mayor yang bahagia.
ambil piano dan bermain soneta yang indah,
atau jika kamu tidak bisa bermain musik, lihatlah dirimu di depan cermin dan bersenandunglah.
lalu diantara nada-nada itu, bisikkan kepada dirimu sendiri
AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
kepada orang yang baru patah hati,
selalu ada teman untuk menemani kamu.
pergilah bertemu temanmu
tertawalah sampai lupa waktu,
tanyakan kabar teman yang lain,
pamerlah keberhasilanmu,
dan jika memungkinkan,, nongkronglah sampai kamu di usir dari tempat itu
memang sih, kenangan tentang dirinya kadang masih sering mengganggu,
tempat yang pernah kalian datangi, tidak akan terasa sama.
teman yang belum tau, mungkin akan menghampirimu dan bertanya "si dia mana ya?" dan kamu akan balas dengan senyum tipis, entah bagaimana menjawabnya.
tapi percayalah satu hal, semua ini akan berlalu,
sama seperti hal lain di dunia, semua hal buruk pasti akan beranjak pergi,
hujan akan berganti langit biru,
gelap akan berganti terang,
dan air mata akan berganti senyum tipis.
-RD